Kota Blitar

Bulan Februari dan Maret 2008, ini perjalanan saya banyak dihabiskan di Kota Blitar yang merupakan kota Perjuangan, pengasingan, dan Industri Kecil yang konsisten lho kok Gitu …..
Ternyata perjalanan hampir 2 bulan ini telah membuktikan hal tersebut ……

Sebagai kota Perjuangan saya melihat Pertama pemberontakan Supriyadi terjadi di Kota Blitar yang mengatas namakan tentara Indonesia,dengan PETA nya Beliau memberontak terhadap penjajahan Jepang saat itu.

Sebagai kota penderitaan karena setelah terjadi Tragedi G 30 S PKI kota Blitar menjadi kota mati dan terisolasi dari dunia luar, sampai pemuda atau masyarakat sungkan kalau mengaku berasal dari kota Blitar tapi bagai Api dalam sekam darah perjuangan itu berkobar terus, sampai ORDE BARU mati. Perkembangan UKM Kota ini sudah menggeliat dengan model ketekunan dan komitmen yang tinggi produk UKM kota Blitar menjadi pemasok Kota Bali dan Jogya.

Tapi pemerintahan tetap pemerintahan, Feodal Priyayi, penghormatan sebagai pejabat pemerintah begitu kental di hadapan saya jiwa pejuang seakan hilang, tapi saya yakin api itu terus ada….

Penghormatan dan sinisme sangat kentara karena saya melihat perbedaan rumah pejabat baik itu DPRD ataupun aparat sangat menyolok, walau saya juga melihat UKM yang berkembang menjadi raja-raja kecil, sehingga penyebaran kekayaan banyak tersentral-sentral…..

Apa ini, fenomena Feodalisme atau keterbelakangan wilayah ….

Salam,
Cak Arif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: