BENARKAH UKM BERDAYA SAING RENDAH

Diberbagai kesempatan UKM selalu sebagai pusat bahasan yang selalu berbaptron lemah, tidak berdaya saing, kurang modal, manajemen tidak baik, tidak mengenal IT, dlsb.
Benarkah semua itu mari kita jelaskan satu persatu permasalahan ini :

Tidak Berdaya Saing kalau melihat UKM tidak berdaya saing, memang benar” tapi apakah benar UKM tidak berdaya saing ataukan memang UKM di buat supaya tidak berdaya saing ?
Kalau kita melihat di kenyataan kehidupan sekeliling kita, kita melihat banyaknya peyimpangan atau memang liberalisasi membuat UKM tidak punya daya saing, dilihat dari sudut Modal perbankan akan menerapkan bunga bank yang tinggi kalau di serab UKM, beda kalau diserab Usaha besar dan menengah karena asumsinya UKM atau usaha kecil mempunyai resiko yang cukup tinggi sehingga untuk menutupi resiko ini diterapkan bunga tinggi.

Kurang Modal seperti yang saya sebutkan di atas, kurangnya modal ini banyak disebabkan akses UKM sangat minim terhadap dunia perbankan, hal ini banyak disebabkan karena UKM tak punya jaminan, kalaupun punya gak dipercaya. Kalau ngambil banyak dikatakan tidak bankable (karena belum pernah ngambil hutang di perbankan), ataupun kalau pinjam di bank besar bunganya tinggi sehingga UKM bilang “Gak Nutut” karena dengan bunga tinggi harus diikuti laba  tinggi atau bersaing padahal kenyataannya UKM harganya ditekan sampai tidak bernafas.

Seperti kasus dengan Supermarket, UKM dipaksa untuk pasok dengan jumlah tertentu dengan pembayaran sampai 3 – 2 bulan, padahal dengan modal kecil dan bunga tinggi maka UKM akan semakin terbelit bunga tersebut lha siapa yang salah.

Manajemen tidak baik, kalau kita runut kebelakang kenapa manajemen menjadi kurang baik, apa yang diatur dan siapa yang diatur lha uangnya yang sedikit atau dengan kata lain dikerjakan sendiri aja masih kelebihan tenaga , apalagi dibantu orang lain malah UKM nantinya bingung cari kerjaan.

Mengenal IT,  mengenal IT ini harus dipandang sebagai sesuatu yang unik, gak mungkin kalau sebagai pedagang kelontong bisa atau pakai internet karena yang dijual juga gak met sama internet kecuali kalau UKM produsen dengan spesifik tertentu dan bisa berproduksi dengan tertentu pula maka UKM bisa diarahkan ke E-commers.

Jangan terlalu paksa UKM seperti yang Kau kehendaki, tapi Lihat UKM sebagai entitas  Unik dengan Perlakuan Unik  pula dan berdayakan dengan memulainya dari diri UKM itu sendiri

Salam,
Cak Arif

UKM ROTAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: