Minggu kemarin perjalanan saya ke Pak Saiman di temani motor tuaku Suzuki GT 185 tahun pembuatan 1974 yang mempunyai model twin sehingga mempunyai piston, knalpot dan kalburator dua unit, yang kata teman polisi tetanggaku motor saya ini jumlahnya terbatas karena saat import dari jepang tujuannya bukan ke Indonesia tapi ke australia, tapi karena sesuatu hal mendaratnya di Indonesia berita ini menjadi enak dan gak enak.
Enak karena limitid edition sehingga bangga kalau jalan pelan sambil menikmati udara pagi yang segar, tidak enaknya sulit cari onderdilnya, ini sempat kualami hampir 5 bulan karena ada onderdil ketot (orang jawa bilang) yang kebakar sehingga pengisian accu tidak jalan dengan sempurna.
Model TWIN ini menimbulkan rasa tidak enak juga kalau ada UKM yang bilang , mas motornya itu boros bahan bakar ya karena knalpotnya aja dua, inilah masalah saya disisi lain saya menganjurkan hemat bahan bakar tapi sisi yang lain cintanya saya dengan motor ini terkadang membuat perjalanan begitu nikmat untuk dirasakan…
Siang itu anak saya Syaiful minta jalan-jalan beli sepatu ke toko bata di Malang, diperjalanan Syaiful bilang Pa bisa dikecilkan tidak suara motornya, kok berisik sekali …. WWWW alah baru sadar saya bahwa kenikmatan yang saya rasakan ini telah mengganggu tetangga saya tapi untungnya hanya seminggu sekali aja, tapi ini membuat pemikiran baru bagi saya.
Suatu hari istri di rumah bilang Pa, bagaimana kalau sepeda motor kesayangan itu di tukar laptop karena tempat ngajar saya sudah multimedia, sehingga Pengajar banyak yang bawa laptop kalau lagi ngajar di depan siswa WWWW alah ada dukungan ini, langsung otak saya bekerja JUAL atau TIDAK YAAAA kalau menurut anda semua di jual atau Tidak ya …..
Salam,
Cak Arif
sore pak , apa gt 185 nya msh ada ? kalau mau dijual saya mau pak. trims
Komentar oleh Han — September 25, 2008 @ 10:23 am |
sore pak , apa gt 185 nya msh ada ? kalau mau dijual saya mau pak. trims. hub sy di 08567855888. dgn rahman
Komentar oleh Han — September 25, 2008 @ 10:26 am |
Masih di jual silakan aja hub. 081b615 770 200 (arif)
Komentar oleh Cak Arif — September 25, 2008 @ 1:14 pm |